Sleman, 27 Juli 2025 — Dalam rangka menyambut anggota baru, Saka Kominfo Sleman menggelar temu perdana sekaligus sesi wawancara bagi calon anggota pada Minggu (27/7). Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari proses open recruitment yang telah dilakukan pada awal Juli, sekaligus menjadi momentum awal pembentukan karakter dan semangat digitalisasi dalam kepramukaan.

Bertempat di Laboratorium Komputer Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sleman, acara diikuti oleh 28 calon anggota dari berbagai gugus depan di wilayah Sleman. Suasana kegiatan berlangsung hangat namun terorganisir dengan tujuan menggali motivasi, kompetensi, dan kesiapan para calon dalam memberikan kontribusi di lingkungan Saka Kominfo.

Salah satu fokus utama dalam sesi ini adalah penyusunan portofolio pribadi. Setiap calon diminta untuk membuat portofolio yang mencerminkan minat dan/atau pengalaman mereka dalam tiga bidang utama Saka Kominfo, yaitu Telematika (teknologi informasi dan jaringan), Multimedia (desain, audio visual, konten digital), dan Kehumasan (publikasi, penulisan berita, komunikasi publik).

Portofolio tersebut menjadi bahan utama dalam sesi wawancara yang bersifat eksploratif dan terbuka. Tim pembina dan instruktur Saka Kominfo melakukan wawancara untuk menilai potensi individu sekaligus memetakan kebutuhan pembinaan dan pengembangan anggota.si.

Menurut Pinsaka Kominfo Sleman, Kak Agastya Dedy Kusuma, S.IP, kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mencetak generasi pramuka yang unggul di bidang teknologi informasi dan komunikasi. “Harapannya, anggota Saka Kominfo memiliki wawasan dan keterampilan digital yang lebih maju dibandingkan lainnya,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa Saka Kominfo tidak hanya menjadi wadah pembelajaran teknologi, melainkan juga sarana pengembangan diri serta pembentukan karakter generasi muda di era digital.

Selain sesi wawancara, acara ini juga menjadi kesempatan orientasi awal bagi calon anggota untuk memahami nilai-nilai, struktur, dan budaya organisasi Saka Kominfo. Diharapkan melalui proses ini akan lahir anggota baru yang tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga memiliki semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap masyarakat melalui media dan teknologi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *