Saka Kalpataru Sleman menggelar Rapat Kerja Tahun 2026 pada Jumat (06/02/2025), bertempat di Joglo Sido Mampir, Padukuhan Ponason, Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan ini dihadiri oleh Sugeng Riyanta selaku unsur Pelaksana Tugas Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, Sri Restuti selaku Pimpinan Saka Kalpataru Sleman, serta jajaran Pamong dan Dewan Saka Kalpataru Sleman.
Dalam sambutannya, Sri Restuti menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dewan Saka dan seluruh anggota Saka Kalpataru Sleman yang tetap aktif melaksanakan kegiatan meskipun memiliki berbagai kesibukan lain. Ia juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang edukatif dan menyenangkan, seperti penggunaan transportasi umum Trans Jogja saat latihan krida serta program goes to school.

Sementara itu, Sugeng Riyanta menekankan bahwa eksistensi Saka Kalpataru Sleman semakin terlihat melalui berbagai inovasi yang dihasilkan, khususnya dalam menjawab permasalahan lingkungan. Ia menyoroti persoalan sampah yang masih menjadi tantangan di Kabupaten Sleman, yang dapat ditangani melalui pendalaman kecakapan pada Krida 3R. Selain itu, dampak perubahan iklim yang semakin dirasakan diharapkan dapat menjadi dorongan bagi anggota Saka Kalpataru Sleman untuk meningkatkan kecakapan, khususnya dalam Gerakan Pramuka.
Rapat kerja ini bertujuan untuk menyusun dan mengevaluasi program kerja pelestarian lingkungan secara terencana dan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memperkuat koordinasi, pembagian tugas, serta kerja sama antaranggota agar seluruh program dapat berjalan efektif, terarah, dan selaras dengan visi Saka Kalpataru Sleman. Rapat kerja juga menjadi sarana penyatuan komitmen dan peningkatan peran aktif anggota dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan di Kabupaten Sleman.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Totok Triyadi dan Retno Dian Adiningsih selaku Pamong Saka Kalpataru Sleman, serta Dewi Setyowati dan Turoto selaku Pimpinan Saka Kalpataru Sleman.
