Sleman – Saka Pariwisata Kwarcab Sleman gelar Perkemahan Bakti Saka (PERTIKA) pada 19-22 Februari 2024. Saat ini Saka Pariwisata Sleman telah melaksanakan kegiatan pertika setidaknya sebanyak tiga kali dengan mengusung tema yang berbeda.
Pertika kali ini mengusung tema “Back To Tourism Village”. Tema ini diambil dengan tujuan untuk mengajak peserta mengenal potensi desa wisata di Kabupaten Sleman baik potensi sumber daya alam, maupun kebudayaan lokal yang berkembang di masyarakat.
Kegiatan pertika ini diikuti oleh pramuka penegak dan pandega serta mengundang saka pariwisata mitra di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Setidaknya terdapat 8 saka pariwisata mitra yang diundang pada kegiatan tersebut akan tetapi sampai dengan pembukaan kegiatan baru terkonfirmasi 6 saka mitra yang telah bergabung. Saka Pariwisata kemitraan Jawa Tengah yang mengikuti kegiatan ini antara lain seperti Saka Pariwisata Surakarta, Saka Pariwisata Purbalingga, Saka Pariwisata Semarang, Saka Pariwisata Magelang, Jawa Timur seperti Saka Pariwisata Trenggalek serta saka pariwisata mitra di wilayah Kwarda DIY seperti Saka Pariwisata Gunung Kidul dan Saka Pariwisata Kulon Progo. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak kurang lebih 300 anggota pramuka, dari 19 pangkalan.
Pada upacara pembukaan ini dihadiri oleh tamu undangan dari unsur Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Kwartir Cabang Sleman, dan Kwartir Daerah Istimewa Yogyakarta, dan tamu lainnya.
Kegiatan upacara pembukaan pertika saka pariwisata ini dibuka dengan laporan kegiatan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kak Ishadi Zayid, S.H. Kemudian pembukaan dengan simbolis pemukulan gong oleh Bupati Sleman sekaligus Kamabicab yaitu Kak Kustini Sri Purnomo.

Pada kesempatan ini Kamabicab memberikan amanat berupa dukungan untuk memajukan pariwisata Indonesia melalui pariwisata lokal kabupaten Sleman.
“Saya harap dengan adanya kegiatan ini dapat mendukung kemajuan pariwisata yang ada di Indonesia dengan dimulai dari langkah kecil melalui adik adik sekalian. Sebagai contohnya melalui kegiatan perkemahan yang bertujuan menumbuhkan minat berwisata dan mengenal potensi wisata daerah, sehingga dapat memajukan ekonomi bangsa dan bersama.” Ujar Kamabicab.
