Sleman — Instruktur Saka Bhayangkara Seyegan memberikan edukasi dan praktik penanganan kebakaran akibat kebocoran gas LPG dalam kegiatan Perkemahan Gemilang 2026 yang diselenggarakan oleh SMAN 1 Seyegan pada Senin (18/5/2026) di Bumi Perkemahan Memorial Camp.
Kegiatan tersebut bertujuan membekali peserta didik dengan keterampilan deteksi dini kebocoran gas LPG, mengurangi kepanikan saat menghadapi kebakaran, serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam situasi darurat. Edukasi ini dinilai penting sebagai upaya mencegah meluasnya kebakaran yang berpotensi menimbulkan korban jiwa maupun kerugian harta benda.
Acara diawali dengan pengenalan tentang Saka Bhayangkara kepada seluruh peserta kemah. Selanjutnya, instruktur menyampaikan materi mengenai standar keselamatan penggunaan gas LPG di lingkungan rumah tangga. Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya sirkulasi udara yang baik, cara membedakan selang dan regulator berstandar SNI, hingga mengenali ciri-ciri tabung gas yang aman digunakan.

Tidak hanya penyampaian materi, kegiatan juga dilanjutkan dengan praktik langsung bersama peserta kemah. Dalam sesi tersebut, peserta dilatih untuk tetap tenang saat menghadapi api akibat regulator gas yang lepas atau rusak. Instruktur juga memperagakan teknik penanganan pertama, mulai dari cara mencabut regulator secara aman hingga memadamkan api menggunakan metode sederhana seperti karung goni basah.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya keselamatan penggunaan gas LPG di rumah. Selain itu, peserta juga diimbau membiasakan diri melakukan pengecekan berkala terhadap peralatan dapur guna mencegah terjadinya kebocoran gas dan kebakaran.
