SLEMAN – Saka Pariwisata Sleman menyelenggarakan Musyawarah Anggota Saka Pariwisata Sleman pada Jumat, 24 Januari 2026, bertempat di Dinas Pariwisata Sleman. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai penanda berakhirnya masa bakti Dewan Saka Pariwisata periode 2024–2026 sekaligus sebagai forum strategis untuk menentukan arah kebijakan dan program kerja ke depan.

Musyawarah ini tidak hanya menjadi sarana evaluasi atas program kerja yang telah dilaksanakan, tetapi juga menjadi wadah penyampaian gagasan, aspirasi, serta perumusan arah kebijakan dan program Saka Pariwisata Sleman agar semakin relevan, aktif, dan berdampak positif bagi anggota maupun masyarakat.

Kegiatan diawali dengan registrasi peserta pada pukul 06.30–07.30 WIB di depan ruang rapat 1.1. Setelah itu, dilanjutkan dengan upacara pembukaan pada pukul 07.30–08.30 WIB di ruang rapat 1.1.

Dalam amanatnya, Kak Kus Endarto, SE, M.Ec.Dev. selaku Anggota Mabisaka Pariwisata Sleman menyampaikan harapannya agar musyawarah ini dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang konkret dan inovatif.

“Saya berharap akan lahir keputusan konkret yang inovatif dan mampu menjawab tantangan zaman serta memperkuat karakter pengabdian anggota Saka. Selain itu, saya juga berharap para anggota memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi serta menjunjung tinggi nilai mufakat dalam bermusyawarah,” ungkapnya.

Upacara pembukaan juga dihadiri oleh Kak Mustadi, S.Sos, MM., selaku Ketua Kwartir Cabang Sleman terpilih periode 2026–2030. Dalam amanatnya, ia mendorong anggota Saka Pariwisata untuk mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

“Harapannya adik-adik di sini dapat membekali diri, meningkatkan minat dan bakat untuk menghadapi masa depan, baik di bidang pariwisata maupun di bidang lainnya,” tuturnya.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan Sidang Pendahuluan pada pukul 08.30–09.15 WIB yang membahas penetapan kuorum, agenda sidang, tata tertib, serta pembentukan presidium sidang. Kemudian, Sidang Pleno I dilaksanakan pada pukul 09.15–10.15 WIB, dengan agenda penyampaian laporan pelaksanaan program kerja Dewan Saka Pariwisata Sleman masa bakti 2024–2026.

Memasuki sesi berikutnya, peserta mengikuti Sidang Komisi pada pukul 10.15–11.45 WIB yang terbagi menjadi tiga komisi. Komisi A membahas Rancangan Sistem dan Prosedur Tetap Dewan Saka Pariwisata, Komisi B membahas Rencana Kerja Saka Pariwisata masa bakti 2026–2028, dan Komisi C membahas Tata Adat.

Setelah istirahat, sholat, dan makan (Ishoma), kegiatan dilanjutkan dengan Sidang Pleno II pada pukul 12.45–13.15 WIB dengan agenda penyampaian hasil sidang komisi. Selanjutnya, Sidang Pleno III pada pukul 13.15–15.15 WIB membahas pemilihan Dewan Saka Pariwisata Sleman masa bakti 2026–2028.

Rangkaian musyawarah kemudian dilanjutkan dengan Sidang Pleno IV pada pukul 15.45–16.30 WIB untuk pengesahan hasil-hasil sidang. Kegiatan Musyawarah Anggota Saka Pariwisata Sleman ditutup dengan Upacara Penutupan pada pukul 16.30–17.00 WIB.

Melalui musyawarah ini, diharapkan Saka Pariwisata Sleman mampu melahirkan kepengurusan dan program kerja yang lebih progresif, inovatif, serta mampu berkontribusi aktif dalam pengembangan kepariwisataan dan pembinaan generasi muda di Kabupaten Sleman.

Pewarta: Nur Ainun David Ilyasa (Ketua Dewan Saka Kominfo Sleman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *